Archive

Posts Tagged ‘LAN’

Konfigurasi dan Jaringan LAN Adhoc

July 7, 2013 Leave a comment

LAN dapat didefinisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas di dalam satu gedung, satu kompleks gedung atau kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinyaadalahpemilik LAN itu sendiri.

Jaringan ad hoc adalah jaringan bersifat sementara tanpa bergantung pada infrastruktur yang ada, bersifat independen. Jaringan ad hoc adalah jaringan wireless multihop yang terdiri dari kumpulan mobile node (mobile station) yang bersifat dinamik dan spontan, dapat diaplikasikan di mana pun tanpa menggunakan jaringan infrastruktur (seluler ataupun PSTN) yang telah ada. Contoh mobile node adalah notebook, PDA dan ponsel.

Hub memiliki prinsip kerja yang sama dengan repeater yakni berfungsi untuk menguatkan sinyal-sinyal pada jaringan komputer. Namun yang membedakannya dengan repeater adalah pada hub terdapat port-port yang lebih banyak sehingga hub dikenal juga dengan multiport repeater.

Access Point adalah hub bagi jaringan wireless baik itu di ruangan, maupun di jaringan dalam kota. Untuk jaringan dalam kota, Access Point ini biasanya di tempatnya di ISP berada pada tower dengan ketinggian 20 meter atau lebih. Access Point dalam jaringan komputer, sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. WAP biasanya yang terhubung ke jaringan kabel, dan dapat relay data antara perangkat nirkabel (seperti komputer atau printer) dan kabel pada perangkat jaringan.

Tujuan Komunikasi Data
• Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah yang besar secara effisien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari satu tempat ke tempat yang lain.
• Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukungnya dari jauh (remote computer use)
• Memungkinkan penggunaan sistem komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol (baik sentralisasi maupun desentralisasi ).
• Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer
• Mengurangi waktu untuk pengolahan data dan Mempercepat penyebarluasan informasi
• Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).

KONFIGURASI

Alat dan Bahan :
1. Switch 8 port
2. Kabel LAN Straight
3. Komputer/Laptop
4. SO Windows

Setting LAN :
1. Klik “Start”  klik kanan “My Computer”  Properties
2. Pilih “Advanced System Settings”
3. Klik “Change”
4. Setting Nama Workgroup dan mengubah computer name. Nama Workgroup harus sama.
5. Ubah IP Address. Misal (192.168.1.2) .IP Address tidak boleh sama dengan komputer lain . Subnet : standar
6. Tentukan default gateway . Misal 192.168.1.1
7. Lakukan PING ke masing-masing Komputer ( ping 192.168.1.1 )
8. Pilih Folder yang ingin dishare.
9. Sharing folder dengan cara klik kanan folder  Share With  Spesific People
10. Pilih “Everyone” lalu Klik share.
11. Secara otomatis Folder yang di share akan terlihat di my network place.

Setting WLAN adhoc :
1. Start menu dan pilih menu “Control Panel”.
2. Pada tampilan Control Panel, pilih dan klik “Network and Internet”.
3. Kemudian pilih dan klik “Network and Sharing Center”.
4. Pada dialog Network and Sharing Center, pilih “Set up a new connection or network”.
5. Pada “Set Up a Connection or Network”, pilih “Set up a wireless ad hoc (computer-to-computer) network” kemudian pilih Next.
6. Pada dialog “Set Up an Ad Hoc Network”, kolom Network Name ketikkan nama alias untuk SSID sebagai tanda pengenal perangkat WLAN misalkan : jarkom. Pada Security type terdapat 3 pilihan yaitu: No autenthication (Open), dimana semua laptop yang mendapatkan sinyal akan bisa terhubung kejaringan tanpa autentikasi apapun dan siapapun itu.WEP, dimana semua laptop yang mendapatkan sinyal dan ingin terhubung ke jaringan terlebih dahulu harus memasukkan sandi yang sudah diset sebelumnya.WPA2-Personal, hampir sama dengan WEP, namun proteksi pada WPA lebih ditingkatkan, dan tingkat kerumitannya juga semakin besar. Kemudian klik “Next”.
7. Tunggu hingga proses selesai. dan koneksi Ad-hoc telah siap digunakan. Kemudian pilih “Close”.

Troubleshooting
Dengan konfigurasi diatas, seharusnya jaringan ad-hoc sudah bisa berjalan normal. Misal, salah satu PC anda terhubung ke internet, dan PC satu lagi ingin ikut dalam mengakses internet/jaringan, anda bisa mengaktifkan fungsi Internet Connection Sharing (ICS) pada OS Windows, berikut tahapannya:

1. Aktifkan “ICS” pada PC yang memiliki koneksi internet/jaringan. Catat alamat IP PC ini, yang akan menjadi komputer “host”.
2. Cara mengaktifkan ICS :
• Klik to open Network Connections. (Control Panel\Network and Internet\Network Connections)
• Klik Kanan Connections yang ingin di share LAN/WLAN . Kemudian pilih Properties.
• Klik Sharing tab, Kemudian pilih check box ” Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection “.

share21

3. Set “default gateway” “network card” pada PC yang kedua ke alamat IP komputer “host”
4. Set “DNS server” untuk PC yang kedua dengan alamat IP DNS dari ISP anda.

“Internet Connection Sharing” (ICS) via ad-hoc wireless LAN, komputer “host” harus selalu “ON”, jika anda ingin PC kedua bisa mengakses internet.
Cara mengetahui alamat Dns Server : tekan tombol Windows+R pada keyboard. Akan muncul jendela Run . Lalu ketikkan cmd . Setelah masuke ke jendela Command Prompt . ketikkan ipconfig /all lalu Enter. Cari Nama DNS Servers.

Tahapan Test Koneksi untuk PC Windows :
1. Klik Start.
2. Klik Run.
3. Ketik “cmd”.
4. Ketik “ping x.x.x.x”, dimana x.x.x.x adalah alamat IP dari salah satu PC.
5. Jika “ping is successful”, maka jaringan anda sudah UP dan anda memiliki “full connectivity”

Advanced sharing settings pada Windows 7 jika terjadi kendala share untuk membuka komputer lain.
1. Control Panel\Network and Internet\Network and Sharing Center\Advanced sharing settings.
2. Pada Public (current profile) Klik Turn On “Network discovery” jika ingin dapat dilihat oleh komputer lain.
3. Turn on “Public folder sharing” agar komputer lain dapat mengcopy folder/file yang di share.
4. Turn on “Password rotected sharing” jika komputer lain ingin mengkases tanpa password.

Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua.

Perangkat WAN
1. Router
2. CSU/DSU
3. Modem
4. Communication Server
Konfigurasi WAN

Konfigurasi WAN menggunakan LINKSYS SPA 9000
1. Buka Internet Explorer atau Browser lainnya
2. Setting Komputer anda dan Berikan IP 192.168.02 karena secara default LINKSYS SPA 9000 sudah memiliki IP 192.168.01
3. Masukan IP address 192.168.0.1

sdsd

4. Tampilan Awal Konfigurasi Account

s1

5. Konfigurasi IP WAN

s2

6. Konfigurasi IP WAN (koneksi internet)

s3
7. Klik Submit All Changes jika selesai
8. Konfigurasi SIP

s4
9. RTP Parameters

s5
10. Konfigurasi Line -1

s6
11. Tampilan Advance

s7
12. Setting Subsribe Information

s8
ISI DISPLAY NAME
PASSWORD
AUTH ID
USER ID
USE AUTH ID = YES
LIHAT CONTOH DI GAMBAR ATAS
13. Konfigurasi Proxy

s9
PROXY = voiprakyat.or.id
Nb. Jangan lupa setiap melakukan konfigurasi harus menekan tombol Submit All Changes

Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote,

  1. Dengan access points (AP) clients wireless bisa dengan cepat dan mudah untuk terhubung kepada jaringan LAN kabel secara wireless.
  2. Wireless Access Point. Seperti juga namanya WAP berfungsi untuk mengakses jaringan yang ada di daerah internal dari sebuah Jaringan LAN.
  3. Access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

 

Router terhubung dengan modem yang juga mendukung  wireless signal . Saat user ingin menggunkan koneksi melalui jaringan kabel LAN harus melalui router dan koneksi jaringan wireless harus melalui modem yang telah disetting diatas. Hanya saja LAN akan terbatas jarak sedangkan wireless dipengaruhi oleh lingkungan. Modem merupakan bagian dari struktur WAN dalam cakupan yang luas yang terhubung dengan ISP bersangkutan di sebuah kota atau negara.

 

Dari konfigurasi LAN WLAN dan WAN diatas kita dapat mengetahui bahwa jika  dari perencanaan yang dibuat terdapat perbadaan IP address baik dari kelas atau Network Id maka koneksi akan terganggung. Melalui setting troubleshooting pada jaringan diatas dapat diatasi dengan mengecek alamat DNS server Host dan dapat juga dilihat melalui konfigurasi WAN diatas melalui admin localhost modem ditempat yang bersangkutan. Begitu juga apabila diperlukan untuk mengubah password modem host bersangkutan

Categories: Info, Iptek, Lounge Tags: